Sabtu, 13 Juli 2013

Steve Jobs



Rabu, 5 Oktober 2011 Steve Jobs meninggal dunia di usianya yang ke-56. Jobs disebut sebagai pemimpin visioner yang langkahnya untuk merubah dunia melalui revolusi komputer tidak dapat dihentikan. Selama tiga dekade terakhir JObs telah menjadi ikon Silicon Valley.

Dari Macintosh dan iPod, juga iTunes dan iPhone, Jobs telah membuktikan pemikirannya “Think Different” pada produk-produk yang diakui dunia itu.

Dari situs CNBC yang mengulas tuntas perjalanan hidup Stve Jobs, Gopego menghadirkannya di sini lengkap dengan foto-foto yang mengisahkan cerita hidup pendiri Apple Inc. tersebut. Anda bisa melihat banyak nilai yang ditinggalkan Steve Jobs, sebagai seorang anak adopsi lalu dropout dari bangku kuliah yang kemudian menjadi ikon bisnis dan berakhir sebagai seorang pasien kanker hati. 

- 1955: Diadopsi saat lahir

Jobs terlahir 24 Februari 1955 di San Francisco. Jobs kecil diadopsi oleh Paul dan Clara Jobs yang kemudian membesarkannya di rumah besar tempat Jobs menciptakan komputer Macintosh di garasinya.

Orang tua biologis Jobs, Abdulfattah Jandali dan Joanne Simpson, masih duduk di bangku kuliah dan belum menikah saat Jobs dilahirkan. Pasangan itu kemudian menikah dan memiliki seorang anak perempuan yang merupakan saudara biologis Jobs, novelis Mona Simpson.



- 1972: Jatuh-bangun, drop-out

Jobs memang dikenal sebagai mahasiswa drop out. Jobs mengenyam bangku perkuliahan hanya satu semester. Setelah meninggalkan kampus Jobs memulai perjalanannya ke India untuk mencari pencerahan spiritual dan kemudian kembali ke Amerika sebagai penganut Budha dengan mencukur gundul kepalanya.

Selama periode tersebut Jobs mengkonsumsi obat anti halusinasi. Di sebuah buku yang terbit tahun 2005 berjudul “What the Dormouse Said,” yang ditulis oleh reporter New York Times, John Markoff, Jobs mengatakan pengalaman halusinasinya itu ia sebut sebagai “satu dari tiga hal yang sangat penting dalam hidupnya” 


^ Jobs di tahun 1977 setelah rilis Apple, dan terus menjalani hidupnya sebagai penganut Zen Buddhism.

- 1978: You and Me and Baby…

Seperti halnya orang tua biologisnya, Jobs juga memiliki anak di luar nikah. Tahun 1978, kekasih Jobs seorang pelukis bernama Chrisann Brennan melahirkan seorang bayi perempuan. Jobs menolak menjadi orang tua dengan alasan bukan dia ayah biologis bayi itu. 

Namu kemudian Jobs mengakui Lisa Brennan-Jobs sebagai anak kandungnya. Lisa disebut publik sebagai karya Jobs yang “terburuk”. Brennan-Jobs lulus dari Universitas Harvard tahun 2000 dan sekarang berprofesi sebagai penulis. Esai hasil tulisan Lisa bisa diakses di situs lisabrennanjobs.net

^ Lisa Brennan-Jobs anak biologis Steve Jobs dan Chrisann Brennan

- 1981-1982: Joan Baez

Dalam sebuah biografi tidak resmi, “The Second Coming of Steve Jobs,” penulis Alan Deutschman mengatakan Jobs pernah menjalin hubungan khusus dengan penyanyi Joan Baez.

Jobs tidak pernah membenarkan adanya hubungan itu namun di biografi lain berjudul “iCon: Steve Jobs” karya Jeffrey S. Young dan William L. Simon, menyebutkan Jobs sebenarnya akan menikahi Baez tapi usia wanita itu dikhawatirkan tidak bisa memberikan anak pada Jobs.


^ Joan Baez

- 1982: Apple tumbuh besar

Tahun 1982 Jobs membeli sebuah apartemen di San Remo Apartment building yang terletak di Central Park West, New York. Itu adalah bangunan terkenal tempat artis Amerika tinggal, di antaranya Demi Moore, Steven Spielberg dan Steve Martin.

Jobs dikabarkan membutuhkan bertahun-tahun untuk renovasi apartemen tersebut namun dia tidak pernah tinggal di sana. Jobs kemudain menjualnya pada vokaslis U2, Bono.


^ San Remo Apartment 

- 1984: The Big Mac

Pada Januari 1984 Apple rilis Macintosh computer dengan 128K RAM. Setelahnya diketahui konsumen membutuhkan memory lebih besar dan Apple pun rilis Macintosh versi update dengan 512K RAM.

Mac merupakan PC pertama di dunia yang memiliki graphical user interface. Mac kemudian menjadi dasar dari semua interface PC yang ada hari ini.
- 1985: What’s NeXT?

Jobs meninggalkan Apple di tahun 1985 setelah perseteruan dengan CEO John Sculley. Jobs kemudian mendirikan sebuah perusahaan komputer bernama NeXT Inc. Hardware buatan Next Inc. tidak menarik perhatian publik tapi software buatan Jobs sangat solid sehingga akhirnya Apple membeli NeXT di tahun 1997 dan meminta Jobs kembali ke Apple sebagai pensehat.

NeXT software akhirnya menjadi acuan dari semua OS X milik Apple, yang saat ini dijalankan di Mac, iPhone, iPod touch dan iPad.



- 1991: Cinta dan Pernikahan

Jobs menikahi Laurene Powell pada 18 Maret 1991 melalui sebuah upacara di Ahwahnee Hotel yang terletak di Yosemite National Park. Yang mengesahkan pernikahan itu adalah sorang biksu Zen Budha.


^ Steve Jobs dan Laurene Powell pada Desember 2005, memiliki tiga anak: Reed Paul, Erin Sienna dan Eve.

- 1995: Toy Story

Selain sukses di bisnis komputer Jobs juga memiliki karya film yang melejit di tahun 1990an. Jobs membeli animation studio Pixar dari George Lucas di tahun 1986. Pada 1995, Toy Story menjadi box office blockbuster, menghasilkan lebih dari $191 juta di Amerika dan Kanada. Saat Pixar menjalani proses kaji ulang di bulan November 1995 sementara Jobs telah memberikan $60 juta pada Pixar maka Jobs berhak menerima keuntungan lebih dari $600 juta untuk 80% sahamnya.



- 2004: The Big C

Pada July 2004, Jobs menjalani operasi kanker pankreas. Sementara Jobs menjalani perawatan, Tim Cook yang saat itu adalah pimpinan penjualan dan operasional, menggantikan tugas Jobs. Jobs kembali bekerja di Apple pada bulan September.


^ Jobs pada 2004 Worldwide Developers Conference di San Francisco, 8 Juni 2004.

- 2008: The Business Model

Jobs dikenal sebagai fans berat The Beatles. Saat ditanya tentang model bisnisnya Jobs menjawab “bisnis model saya adalah The Beatles”. Ada empat orang yang selalu menjaga agar sisi negatif tidak muncul, mereka menjaga satu sama lain. Mereka saling menyeimbangkan. Mereka hebat karena bersatu. Hal besar dalam bisnis tidak dilakukan oleh individu tapi oleh tim, demikian penjelasan Jobs.



- 2008: Rumor tentang kematian Jobs

Pada Agustus 2008 Bloomberg News membuat kesalahan dengan publikasi berisi 2.500 kata yang mengumumkan pemberitaan tentang kematian Steve Jobs. Jobs memberikan responnya pada keynote address di September dengan mengutip kalimat pengarang terkemuka Amerika, Mark Twain: “Pemberitaan tentang kematian saya terlalu dibesar-besarkan”

Saat itu telah 4 tahun sejak operasi pertama yang dijalani Steve Jobs. Enam bulan kemudian pada April 2009, Jobs menjalani transplantasi hati menyeluruh. Pada Januari 2011, Apple mengumumkan Jobs mengambil cuti penuh terkait kondisi kesehatannya.

- 2011: Man in Black

Selama 10 tahun terakhir Jobs selalu memakai pakaian yang sama: black mock turtleneck, Levi’s 501 jeans dan sepatu New Balance 991.

Apa yang selalu dikenakan Jobs ini mengundang spekulasi di internet: dia memakai pakaian yang sama setiap hari, itu keputusan pribadinya untuk memilih merek yang ia inginkan. Bahkan ada juga gurauan: Kenapa Steve Jobs selalu memakai black turtleneck? Itu karena bagi Jobs, terlalu banyak kancing jika harus memakai kemeja.

- 2011: Patent Not Pending

Selama hidupnya Jobs telah membuat banyak proyek mengagumkan. Sebagai imbalannya, Jobs tercatat sebagai inovator sekaligus co-inventor untuk lebih dari 230 patents atau patent applications dalam ranah teknologi, mulai dari komputer dan portable devices sampai user interfaces, speakers, keyboards, power adapters dan staircases.

- 2011: Turun tahta

Jobs mengundurkan diri dari posisinya sebagai CEO Apple pada 24 Agustus 2011. Jobs menyerahkan tahtanya pada orang kepercayaannya, Tim Cook. Jobs mengatakan tak lagi mampu menjalankan kewajibannya namun tidak menyebutkan keadaan kesehatannya yang terus menurun.


- 5 Oktober 2011: Jobs meninggal dunia

Setelah pertarungan yang cukup lama dengan kanker pankreas, Steve Jobs meninggal dunia dikelilingi anggota keluarganya. Saat berita kematiannya tersiar publik, seluruh dunia secara serentak berduka karena kehilangan orang yang telah membuat perubahan pada cara orang berinteraksi dengan media. Sebuah tribute page ditampilkan di situs Apple.com untuk pemimpin visioner mereka dengan kalimat: “his spirit will forever be the foundation of Apple.”

Dari garasi rumah orang tuanya di California, Steve Jobs telah menciptakan sebuah revolusi PC dan membangun Apple menjadi perusahaan teknologi paling kaya di dunia. Di usianya yang ke-56, meninggalkan banyak sekali inovasi dan filosofinya akan terus dikenang dunia, dari generasi ke generasi.
We Miss You Steve :*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar